misteri blackhole dalam Al-qur'an

Posted by Unknown Saturday, June 30, 2012 0 comments
Pernahkah sobat mendengar tentang BLACK hole? yup BLACK hole
merupakan mesin penghisap
besar di angkasa. Barangkali
penemuan kosmologi modern
terpenting adalah apa yang
disebut Black Hole (Lobang Hitam) yang menunjuk kepada bintang-
bintang yang sangat berat
massanya. Bintang merupakan
entitas yang melewati fase
pembentukan, kemudian ia
membesar dan berkembang hingga sampai fase kematian.
Nah, Black Hole itu berada pada
fase terakhir. Ketika volume
bintang itu berkembang dengan
skala yang besar, maka
gravitasinya meningkat hingga batas-batas yang sangat besar,
sehingga ia menarik segala
sesuatu, hingga cahaya tidak
bisa terlepas dari gravitasnya
yang besar. Karena itu, kita tidak mungkin
melihat benda ini selama-lamanya
karena ia sangat terssaljuyi. Dan
karena itulah ia disebut Black
Hole. Para ilmuwan menyatakan
bahwa benda ini berjalan di alam semesta dengan kecepatan yang
tinggi dan menarik setiap benda
yang mendekatinya. Seandainya
kita meminta para astronom
untuk mendefinisikan mahluk
yang menakjubkan ini secara ilmiah dan sesuai dengan
penemuan mereka yang paling
baru, maka mereka akan
mengatakan: 1. Black Hole adalah bintang yang
berat massanya dan terssaljuyi
sehingga tidak bisa dilihat.
2. Makhluk ini berjalan dengan
kecepatan mencapai puluhan ribu
kilometer per detik. 3. Black Hole menarik, menekan,
dan membersihkan setiap
sesuatu yang ditemuinya dalam
perjalanannya. Nah, sekarang kita merujuk
kepada isyarat al-Qur'an
mengenai benda tersebut. Allah
berfirman yang makna
harfiahnya sebagai berikut,
'Maka aku bersumpah dengan khunnas, yang berjalan lagi
menyapu.' (at-Takwir: 15-16) Mari kita cermati maknanya dan
sejauh mana kesesuaiannya
dengan data-data sain modern. Kata khunnas berarti sesuatu
yang tidak terlihat selama-
lamanya. Kata ini terbentuk dari
kata khanasa yang berarti
terssaljuyi. Karena itu, setan
dalam surat an-Nas disebut khannas karena ia tidak terlihat.
Kata al-jawari berarti yang
berjalan atau berlari. Dan kata
al-khunnas terambil dari kata
kanasa yang berarti menarik
sesuatu yang dekat dan menghimpun kepada dirinya
dengan kuat. Dan inilah yang
benar-benar terjadi pada Black
Hole, tepat seperti yang
dibicarakan al-Qur'an. Al-Qur'an Mengungguli
Astronom Sain menyebut benda ini dengan
Black Hole, tetapi penamaan ini
tidak tepat. Karena istilah
'Hole' berarti kosong, dan itu
sama sekali berlawanan dengan
bintang-bintang yang memiliki massa yang berat sekali. Dan
kata 'Black' juga tidak tepat
secara ilmiah, karena benda ini
tidak memiliki warna, karena ia
tidak mengeluarkan suatu
cahaya yang bisa dilihat. Karena itu, kata khunnas adalah
kata yang mendeskripsikan
hakikat makhluk tersebut secara
tepat. Dan kata khunnas yang
berarti menyapu itu kita
temukan di akhir artikel-artikel ilmiah tentang makhluk ini.
Bahkan para ilmuwan
menyatakan, 'Benda itu
menyapu ruang angkasa.' Gambar di atas menunjukkan
letupan suatu bintang karena
kehabisan seluruh bahan
bakarnya, dan ia mulai
membentuk Black Hole (khunnas),
karena energi pada bintang ini tidak lagi cukup baginya untuk
eksis sebagai bintang. Inilah yang
mengakibatkan bintang itu
memudar dan meningkat
gravitasinya. Dan karena itu al-
Qur'an menyebut benda ini dengan kata al-jawarial- khunnas yang berarti yang
berjalan dan berlari. Fakta dan Angka Mengenai bobotnya, Black Hole
seberat bumi itu diameternya
kurang dari satu sentimeter
saja! Dan Black Hole seberat
matahari itu diamenternya hanya
3 km. Subhanallah! Black Hole ukuran sedang itu
beratnya
10.000.000.000.000.000.000.000.000.
000.000 kilogram, atau 10
pangkat 31, dengan diameter 30
km saja. Ada banyak Black Hole di pusat galaksi kita dan galaksi-
galaksi lain, dan satunya memiliki
berat jutaan kali berat matahari. Bagaimana Ilmuan Melihat
Benda ini? Bagaimana ia bisa dilihat
sedangkan ia tidak mengeluarkan
pancaran cahaya? Muncul
pemikiran dari seorang peneliti
bahwa Black Hole itu memiliki
ukuran tertentu, dan ia berjalan di ruang angkasa. Ia pasti akan
lewat di depan sebuah bintang
sehingga cahayanya tertutup
dari kita, seperti kejadian
gerhana matahari. Setelah ide itu
dilaksanakan dan terbukti benar, maka para ilmuwan sepakat
bahwa cahaya bintang tersebut
tertutup karena lewatnya Black
Hole, sehingga mengakibatkan
tertutupnya pancaran cahaya
yang bersumber dari bintang tersebut. Hal itu terjadi selama
jangka waktu tertentu,
kemudian bintang tersebut
kembali menunjukkan sinarnya.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: misteri blackhole dalam Al-qur'an
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://catatansimungil.blogspot.com/2012/06/misteri-blackhole-dalam-al-quran.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Translate

Recent Comments

Designed by Berita Update - Belajar SEO dan Blog | Copyright of Catatan Si Mungil.